dg

Category: 2 komentar

Perbandingan Corel X4 dengan X5

 
 
 
 Di corel X5 terdapat fitur2 :
-More speed dengan multi-core baru dukungan
-Lebih banyak konten yang kaya dan profesional template
-Lebih banyak sarana belajar, video tutorial dan tips pakar
 - Lebih kompatibilitas, dengan dukungan untuk lebih dari 100 format file
 - More color kontrol dan konsistensi
-Lebih Web kemampuan, termasuk dukungan animasi Flash
-Lebih banyak pilihan output for print, Web, digital dan banyak lagi tanda-tanda
 
 
 
 
 
 
 
Sedangkan Corel X4 Terdapat bebarapa fitur :
 
-Upgraded user interface Upgrade Antarmuka pengguna
-Ability to share ideas with colleagues and clients in real time Kemampuan untuk berbagi ide dengan rekan dan klien secara real time
  -Advanced and powerful solution for transforming raster images into vector graphics Maju dan solusi yang kuat untuk mengubah gambar raster ke vector graphics
-Ensuring maximum color matching applications in Corel and Microsoft Memastikan warna maksimum yang sesuai aplikasi di Corel dan Microsoft
-Provide color matching applications in Corel and Adobe Menyediakan aplikasi warna yang cocok di Corel dan Adobe
-Improved integration with Windows Vista Peningkatan integrasi dengan Windows Vista
-Changed dialog box "New from template" Berubah kotak dialog "Baru dari template"
  -80 professional templates 80 template profesional
  -New, editable material Baru, diedit bahan
-Faster process layout and text editing Proses cepat layout dan mengedit teks
-Formatting text in real time Memformat teks secara real time
  -Mirroring the text of paragraph Mirroring teks ayat
  -Support for RAW files Dukungan untuk file RAW
-Straighten images Perata gambar
-Information in the form of histograms Informasi dalam bentuk histogram
-Advanced dialog box color curve " Advanced kotak dialog warna kurva "
  -Finished size page Selesai Ukuran halaman
 







Category: 0 komentar

TAHAP PENGEMBANGAN MULTIMEDIA


MM_DevelopmentMenurut Luther (1994), pengembangan multimedia dilakukan melalui 6 tahapan, yaitu: konsep, disain, pengumpulan material, pembuatan (assemby), testing, dan distribusi.
Tahap 1 ( Konsep ):
Menentukan tujuan yang meliputi:
  • Tujuan Aplikasi (informasi, hiburan, pelatihan, dan lain-lain)
  • Identifikasi Pengguna (Users)
  • Bentuk Aplikasi (presentasi, interaktif, dan lain-lain)
  • Spesifikasi Umum (ukuran aplikasi, dasar perancangan, target yang ingin dicapai, dan lain-lain)
Tahap 2 ( Disain ):
Disain (perancangan) adalah membuat spasifikasi secara rinci mengenai struktur aplikasi multimedia yang akan dibuat, gaya dan kebutuhan bahan (material) untuk aplikasi.
Spesifikasi dibuat cukup rinci sehingga pada tahap berikutnya, yaitu tahap pengumpulan bahan dan pembuatan tidak dibutuhkan keputusan baru, melainkan menggunakan apa yang telah ditetapkan pada tahap disain. Namun demikian, sering terjadi penambahan atau pengurangan bahan, bahkan ada perubahan pada bagian aplikasi pada awal pengerjaan multimedia.
Tahap disain multimedia sering melibatkan kegiatan:
  • Pembuatan Bagan Alir (Flow Chart), yaitu menggambarkan struktur aplikasi multimedia yang disarankan.
  • Pembuatan Storyboard, yaitu pemetaan elemen-elemen atau bahan (material) multimedia pada setiap layar aplikasi multimedia.
Cara menentukan urutan atau hubungan dalam merancang Bagan Alir (Flow Chart) atau Peta Konsep:
  • Ikuti hirarki alami materi.
  • Berdasarkan minat pengguna.
  • Dari yang sudah dikenal sampai yang belum dikenal.
  • Dari yang konkret sampai yang abstrak.
  • Dari yang umum sampai yang spesifik.
  • Berdasarkan pertimbangan topik pembahasan.
  • Secara kronologis didasarkan pada pemakaian atau kinerja.
Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengembangkan bagan alir meliputi:
  • Apakah semua bidang isi yang dibutuhkan telah dimasukkan ?
  • Apakah semua hubungan di antara modul telah dimasukkan ?
  • Apakah maksud struktur akan menjadi jelas bagi tim pengembang dan pengguna ?
Bagan Alir digambarkan menggunakan simbol-simbol bagan alir pemrograman atau dengan simbol yang ditentukan sendiri.
MM_Bgn_Alir
Storyboard digunakan untuk:
  • Memungkinkan tim dan klien (pengguna) memeriksa, menyetujui, dan meningkatkan rancangan.
  • Menjadi panduan bagi programmer dan graphics designer.
  • Mengetahui elemen (material) multimedia yang dipakai.
  • Menjaga konsistensi di sepanjang aplikasi multimedia.
  • Memungkinkan rancangan diimplentasikan pada platform yang berbeda, karena storyboard bersifat platform independent.
Storyboard perlu mengandung:
  • Nama aplikasi (program) atau modul dan nomor halaman atau nomor layar.
  • Gambar sketsa layar atau halaman beserta rincian objek-objek yang ada pada layar, meliputi: Teks, Gambar, Animasi, Audio, Narasi, Video, Warna, penempatan, ukuran gambar, jika penting, Warna dan font dari teks.
  • Interaksi: pencabangan dan aksi-aksi lainnya (tombol).
Yang perlu diperhatikan dalam membuat storyboard:
  • Storyboard dapat digambar dengan tangan, tidak perlu bagus dilihat asalkan cukup jelas sebagai panduan bagi anggota tim proyek lainnya.
  • Tersedia storyboard untuk setiap layar atau halaman.
  • Semua rincian yang penting harus ditunjukkan.
  • Teks dan narasi dapat sangat panjang, karena itu boleh ditulis pada lembar terpisah (script document) asalkan disertai dengan nomor layar storyboard yang jelas.
  • Setiap anggota tim produksi mempunyai salinan storyboard atau dapat mengakses storyboard dengan mudah.
Perancangan Antarmuka Pemakai:
  • Graphics Designer merancang antarmuka pemakai berdasarkan storyboard.
  • Antarmuka pemakai harus:Menggapai “look and feel” dari organisasi klien, Memproyeksikan “mood” yang sesuai bagai pemakai, Tidak boleh lebih kuat daripada pesan yang ingin disampaikan, tetapi harus mendukung pesannya.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan antar pemakai:
  • Metafora yang digunakan.
  • Estetika
  • Navigasi
  • Piranti interaksi yang digunakan.
  • Tata letak, warna, font.
  • Kendali (tombol-tombol): penempatannya, ukurannya, dan bagaimana pengguna tahu tombol dapat dipilih atau telah dipilih.
  • Bilamana kursor berubah bentuk.
Tahap 3 ( Pengumpulan Material ):
  • Melakukan pengumpulan bahan (material) seperti: clipart, image, animasi, audio, berikut pembuatan grafik, foto, audio, dan lain-lain yang diperlukan untuk tahap berikutnya.
  • Bahan yang diperlukan dalam multimedia dapat diperoleh dari sumber-sumber seperti: library, bahan yang sudah ada pada pihak lain, atau pembuatan khusus yang dilakukan oleh pihak luar.
  • Pengumpulan material dapat dilakukan paralel dengan tahap pembuatan (assemby).
Tahap 4 ( Pembuatan ):
  • Tahap pembuatan (assembly) merupakan tahap dimana seluruh objek multimedia dibuat atau diintegrasikan.
  • Pembuatan aplikasi berdasarkan flow chart, storyboart, struktur navigasi atau diagram objek yang berasal dari tahap disain.
  • Dapat menggunakan perangkat lunak authoring yang mempunyai fitur pembuatan flow chart dan disain, misal: Microsoft Frontpage, Macromedia, dan lain-lain.
Tahap 5 ( Testing ):
  • Tahap testing dilakukan setelah tahap pembuatan dan seluruh bahan (material) telah dimasukkan.
  • Biasanya pada tahap awal dilakukan testing secara modular untuk memastikan apakah hasilnya seperti yang diinginkan.
  • Aplikasi yang telah dihasilkan harus dapat berjalan dengan baik di lingkungan pengguna (klien), dimana pengguna dapat merasakan adanya kemudahan dan manfaat dari aplikasi tersebut serta dapat menjalankan sendiri terutama untuk aplikasi yang interaktif.
Tahap 6 ( Distribusi ):
  • Bila aplikasi multimedia akan digunakan dengan mesin yang berbeda, penggandaan menggunakan floppy disk, CD-ROM, tape, atau distribusi dengan jaringan sangat diperlukan.
  • Tahap distribusi juga merupakan tahap evaluasi terhadap suatu produk multimedia, diharapkan akan dapat dikembangkan sistem multimedia yang lebih baik di kemudian hari.

Category: 2 komentar

Menebak Letak Uang Dengan Ruang Sampel

Menebak Letak Uang Dengan Ruang Sampel




Sebenarnya ini adalh permainan yang tergolong lama sekali.tapi saya coba untuk diikutkan.siapa tahu trick ini akan berkembang menjadi sebuah trick yang dapat menghibur orang lain.

Effect : menebak uang yang disembunyikan .

Permainan :

mintalah tiga orang sukarela maju ke depan misal yang maju adi, budi dan tuti.
Perhatikan apa yang saya pegang. (saya mengeluarkan uang 5000 rupiah, 10000 rupiah dan 20000 rupiah) Uang ini akan menjadi hadiah untuk kalian semua asal ketiga anak ini mampu mengelabui saya dengan baik, tetapi bila saya bisa menebak dengan benar maka uangnya harus dikembalikan. Tolong masing-masing dari tiga orang yang di depan ini menyembunyikan satu lembar uang,
gunakan strategi yang baik supaya saya tidak bisa menebak. Selama kalian memilih uang saya akan menutup mata

Kalo sudah ini ada 24 butir kelereng Silahkan kamu ambil sebutir kelereng ini Adi! Dan budi, silahkan kamu ambil dua butir kelereng ini! Untuk tuti, silahkan kamu ambil tiga butir kelereng ini.
Selanjutnya sisa kelereng saya letakkan di meja dan kamu masing-masing saya minta ambil beberapa butir lagi .tapi prosedurnya untuk pengambilan begini :


-Yang merasa menyembunyikan uang 5000 silahkan mengambil kelereng sama banyak dengan kelereng yang telah diambil tadi,
-Yang merasa menyembunyikan uang 10000 silahkan mengambil kelereng dua kali dari banyak kelereng yang telah diambil tadi,
-Yang merasa menyembunyikan uang 20000 silahkan mengambil kelereng empat kali dari banyak kelereng yang telah di ambil tadi,
Paham?
Saya akan menutup mata lagi. Jika sudah sembunyikan kelereng masing2 sisanya biarkan di meja

Rahasia :

misal sisa 3 kelereng
-uang 5000 ada pada Adi.
-uang 10000 ada pada tuti.
- 20000 rupiah terakhir pasti ada di budi

Adi, Budi dan tuti masing-masing menyembunyikan uang 5000, 20000, 10000
Berarti ruang sampelnya 5000,20000,10000
-Berikut adalah ruang sampel dari uang tsb
jika ditulis maka ruang sampelnya adalah {(5000,10000,20000), (10000,5000,20000), (5000,20000,10000), (10000,20000,5000), (20000,5000,10000), (20000,10000,5000)}.

Jadi

Ruang 5000,10000,20000
1+(sama jumlah di ambil)1 = 2
2 +(2x jumlah di ambil) 4 = 6
3 +(4x jumlah diambil) 12 = 15
23
Sisa 1

Ruang 10000,5000,20000
1 + 2
2 + 2
3 + 12
22
Sisa 2

Ruang 5000,20000,10000
1 + 1
2 + 8
3 + 6
21
Sisa 3

Ruang 10000,20000,5000
1 + 2
2 + 8
3 + 3
19
Sisa 5

Ruang 20000,5000,10000
1 + 4
2 + 2
3 + 6
18
Sisa 6



Ruang 20000,10000,5000
1 + 4
2 + 4
3 + 3
17
Sisa 7

karena ada sisa tiga kelereng, maka titik sampel yang sesuai adalah (5000,20000,10000).
Menurut kelereng yang pertama diambil bahwa adi ambil 1
Budi ambil 2
Tuti ambil 3
Maka bisa di ketahui siapa yang membawa uang.

Intinya secara berurutan.

Missal titik sample yang keluar adalah.
(20000,5000,10000)
Berarti adi=20000
Budi=5000
Tuti=10000

Pesan : lebih baiknya agar tidak bingung sukarelawan yang disuruh maju harap berjajar.
Agar dapat diketahui mana dulu yang dibaca.




Amanat :

Banyaklah belajar matematika karena matematika itu adalh ilmu yang sangat bagus untuk dipelajari.karena banyak misteri yang ada didalamnya.
Janganlah benci pada pelajaran.dan rajin-rajinlah belajar dan berusaha.





Biodata :




Nama : Moh.Noevil.Agustian
Nama Magic : Noevil the Delta
Aliran : Closeup,Cardician
TTL : Sumenep,26 desember 1994
Hobi : Main Game dan membaca Komik
Agama : Islam
Minat : Sulap
Alamat : Jl.dr.cipto no 2c pabian-sumenep
Motto : kejarlah mimpi setinggi mungkin karena mimpi itu akan membawa kesuksesan bagi kita!
Asal trick : Berasal dari temen ,dan dikembangkan sendiri.

Category: 0 komentar

cara instalasi windows server 2003

Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:

  1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)
  2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
  3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.
Baiklah mari kita mulai:
Boot komputer dengan CD Windows Server 2003
Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.
Windows Server 2003
Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA
Windows Server 2003
Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.
Membuat Partisi
Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).
Windows Server 2003
Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.
Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.
Windows Server 2003
Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.
Windows Server 2003
Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.
Windows Server 2003
Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang.
Windows Server 2003
Windows Server Setup GUI
Windows Server 2003
Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:
Windows Server 2003
Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.
Windows Server 2003
Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’
Windows Server 2003
Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.
Windows Server 2003
Windows Server 2003
PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.
Windows Server 2003
Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’.
Windows Server 2003
Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.
Windows Server 2003
Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003!

Pada bagian ke-2 ini, kita akan melakukan instalasi beberapa komponen tambahan yang diperlukan dan melakukan beberapa konfigurasi minimum untuk Windows Server 2003.
Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2
  1. Masukkan CD Windows Server 2003 Service Pack 2
  2. Jika Autorun tidak aktif, jalankan melalui menu Start.
    Caranya:
    1. Klik ‘Start’->’Run
    2. Klik ‘Browse’. Pilih lokasi CD-ROM, dan pilih file ‘SRSP2.CMD’
  3. Setup akan mengekstrak file-file instalasi dan menampilkan kotak dialog seperti berikut.
    Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2
  4. Klik ‘Next’ dan lanjutkan sampai selesai.
  5. Restart
Instalasi Driver
Anda harus melakukan instalasi driver-driver hardware di komputer dengan CD/DVD instalasi hardware bersangkutan. Jika driver untuk Windows Server 2003 tidak ditemukan, coba dengan driver untuk Windows XP atau download dari website vendor bersangkutan.
Instalasi Internet Information Service (IIS)
  1. Jalankan ‘Add or Remove Programs’ dari Control Panel
  2. Klik button ‘Add/Remove Windows Components’
  3. Double click ‘Application Server’
    Instalasi Microsoft IIS
  4. Double click ‘Internet Information Service (IIS)’
    Instalasi Microsoft IIS
  5. Pilih ‘File Transfer Protocol (FTP) Service’
    Instalasi Microsoft IIS
  6. Klik OK.
Membuat Partisi
Partisi untuk dokumen, database, dan file-file temporer sebaiknya dipisah. Untuk membuat partisi di Windows Server 2003, ikuti langkah berikut:
  1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
  2. Pilih ‘Disk Management’
    Membuat Partisi di Windows Server 2003
  3. Klik ‘Disk 0′ pada daftar disk dan klik kanan.
  4. Pilih ‘New Partition’
  5. Pilih ‘Extended Partition’, isi ukuran partisi yang dibutuhkan dan klik ‘Next’
  6. Pilih filesystem ‘NTFS’.
  7. Ulangi langkah 1-6 untuk partisi yang lain.
Membuat User Account
Anda harus membuat user account khusus untuk pemakaian biasa dan jangan gunakan account Administrator. Gunakan account Administrator jika diperlukan, misalnya instalasi software atau hardware.
  1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
  2. Pilih ‘Local Users and Groups’
    Membuat user di Windows Server 2003
  3. Pilih ‘Users’
  4. Klik kanan di daftar user dan pilih ‘New User’
  5. Isi dengan nama user yang Anda inginkan.
    Membuat user di Windows Server 2003
  6. Klik ‘Create’
Selamat, Windows Server 2003 telah siap digunakan sebagai Server. Untuk menggunakan Voucha II, Anda perlu melakukan instalasi Microsoft SQL Server 2000 dan Microsoft SQL Server 2000 – Service Pack 4.

Category: 0 komentar

INSTALASI WINDOWS SERVER 2003 PADA VMWARE

Sebelum melakukan instalasi Windows Server 2003 sebaiknya terlebih dahulu memeriksa peralatan computer anda, apakah mendukung untuk digunakan dengan system operasi Windows Server 2003. Jika ingin mengetahui computer dan peralatan yang kompatibel dengan Windows Server 2003 dapat dilihat pada :
syarat computer yang diperlukan untuk dijadikan sebaikan server system operasi Windows Server 2003 adalah :
  • Minimum Pentium II 133 MHz atau lebih tinggi.
  • Hardisk minimum 2 GB dengan 1 GB free space.
  • Memori (RAM) minimum 128 MB.
  • Disk drive high-density 3.5-inch dan CD-ROM min 12x.
  • Dispay VGA atau resolusi yang lebih tinggi.
  • Mouse atau pointing devaice.
  • NIC
Untuk processor sebaiknya anda gunakan Pentium 4 dengan speed 2 GHz atau lebih tinggi. Begitu pula memori disarankan minimum 256 MB atau lebih bergantung pada aplikasi yang digunakan. Perlu diperhatikan juga dalam penggunaan memori jika anda menggunakan memori yang besar misalnya 1 GB, maka harus ada keseimbangan dengan kapasitas cache L2 dari processor yang dipakai. Karena memori yang besar tanpa keseimbangan dengan cache L2 dari processor belum tentu performance sistemnya menjadi lebih baik (missal). Untuk itu disarankan jika memakai memori 1 GB sebaiknya anda gunakan processor Xeon karena processor jenis ini mempunyai memori cache L2 yang besar.
Begitu pula dengan harddisk sebaiknya gunakan SCSI, kalau memungkinkan pakai jenis Ultra Wide atau Fast Ultra Wide untuk mempercepat proses dan minimum kapasitas harddisk sebesar 9 GB.
Untuk lebih memudahkan gunakan software VMware workstation version 5 untuk mendownload software tersebut dapat didownload di :
karena software ini berfungsi untuk membuat PC dalam PC jadi untuk belajar jaringan computer anda tidak perlu dua atau lebih computer yang saling berhubungan. Anda cukup menggunakan software VMware.
Untuk menggunakan Software tersebut spesifikasi komputer anda harus melebihi spesipikasi syarat menggunakan Windows Server 2003 :
  • Minimum Pentium 4 2.0 MHz atau lebih tinggi.
  • Hardisk minimum 40 GB dengan 5 GB free space untuk Windows Server 2003
  • Memori (RAM) minimum 512 MB dibagi 2 menjadi 256 untuk PC anda 256 untuk Windows Server 2003.
  • Disk drive high-density 3.5-inch dan CD-ROM min 12x.
  • Dispay VGA atau resolusi yang lebih tinggi.
  • Mouse atau pointing devaice.
  • NIC

PROSEDURAL INSTALASI
Caranya sebagai berikut :
  1. Hidupkan computer dan masukan CD_ROM Windows Server 2003 jangan merubah seingan BIOS anda.
  2. setelah masuk windows jalankan software VMware yang telah anda instalasi pada operating system computer anda. Seperti contoh dibawah ini:
3. Click New Virtual Machine untuk membuat baru virtual machine yang akan anda buat setelah itu akan tampil untuk memilih konfigurasi virtual machine.
4. Jika anda ingin memilih konfigurasi lebih specific anda bisa memilih radio button Custom dan jika default Typical. Click next untuk memilih operating system yang akan diinstalasikan, karena kita akan menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 maka pilih Microsoft Windows dan versi Microsoft Windows Server 2003 Enterprise Edition seperti tampilan dibawah ini :
5. Masukan nama Virtual Machine dan pilih lokasi dimana anda ingin menyimpan file tersebut, misalkan pada D:\VMware\Windows Server 2003\
6. Pilih Network connection jika anda sudah mempunyai NIC yang terpasang pada computer anda pilih Use Bridged Networking.
7. Masukan kapasitas Harddisk anda minimal 4 GB dan harus ada space kosong pada drive dimana anda menyimpan file Virtual Machine tersebut.
8. Setelah click finish maka anda telah membuat Virtual Machine anda.
9. Anda bisa memodifikasi devices anda misalkan anda ingin menambahkan devices atau menambah memori anda dengan memilih VM/setting atau dengan menekan Ctrl-D. Untuk mempercepat proses instalasi rubah CD-ROM (IDE:1.0) auto detect dengan drive CD-ROM anda pada Use Physical drive, misalkan CD-ROM anda pada drive J dan akan berubah menjadi using drive J.
10. Setelah selesai penyetingan devices jalankan Virtual Machine anda dengan click Start Virtual Machine. Maka tampilan akan seperti kita menginstalasi windows seperti biasanya.
11. Setelah masuk pada Welcome to Setup Windows Server 2003 Enterprise Edition, click pada layer agar cursor masuk pada Virtual Machine anda, untuk mengeluarkan cursor pada Virtual Machine anda tinggal tekan Ctrl-Alt. Tekan Enter untuk instalasi.
12.Pada proses pilihan format partition yang dapat anda gunakan terlihat ada dua pilihan system format. Jika anda memakai format system FAT berarti anda masih bisa menggunakan boot dari disket yang menggunakan system DOS untuk melihat isi Harddisk. Jika menggunakan system NTFS maka harddisk anda sudah tidak dapat dibaca lagi melalui disket boot system DOS.
13.Pilih Format the partition using the NTFS file system , terjadi proses format harddisk dan penyalinan file. Setelah computer Virtual Machine anda melakukan boot ulang akan tampil menu utama Windows dengan proses instalasi peralatannya.
14.  Beberapa saat tampil kotak Regiional dan Language Option. Anda dapat mengubah standart format angka, mata uang, dan tanggal yang diberikan tersebut dan memilih sesuai dengan format Negara anda dengan klik tombol Customize. Jika tidak klik Next.
15. Tampil kotak isian untuk nama dan organisasi, isi dan lanjutkan. Anda diminta untuk memasukan nomor seri dari Windows Server 2003 tersebut, isi lalu klik Next.
16. Tampil mode license apakah menggunakan Per Server atau Per Device or Per User.
    • Per Server. Number of Concurrent connection : Menyatakan jika user (klien) logon pada satu Server maka user tersebut harus mempunyai satu license. Seandainya user yang sama juga dengan Server yang lain sehingga user tersebut berhubungan dengan dua Server, maka user harus mempunyai dua license dan seterusnya.
    • Per Device or Per User : Menyatakan perhitungan license berdasarkan pada workstation yang logon pada domain, bukan berdasarkan banyaknya user berhubungan pada Server.
Jika anda hanya menggunakan satu Server sebaiknya pilih Per Server karena biaya licensenya lebih murah. Isi jumlah klien sesuai yang dibeli. Setiap anda beli Windows Server 2003 maka standar license yang diperbolehkan adalah untuk lima klien, selebihnya harus membeli tambahan license tersebut.
17. Selanjutnya tampil kotak dialog Computer Name and Administrator Password. Ketik nama computer pada computer name, missal SEMICO, dan ketik password untuk administrator dan ulangi untuk pengetikan password pada kotak isian confirm password lalu lanjutkan.
Jika password anda buat sangat sederhana maka akan tampil peringatan apakah anda tetap menggunakan password ini dengan klik YES atau mengulang pengetikan dengan cara klik tombol NO.
 
18. Tampil Date anda Time Setting
  • Date & Time : Isi hari, bulan, tahun serta jamnya sesuai dengan waktu anda.
  • Time Zone : Dengan bantuan tombol pilihan, missal pilih (GMT +07) Bangkok, Hanoi, Jakarta karena berada di Indonesia.
19. Beberapa saat kemudian tampil pilihan setting jaringan seperti terlihat dibawah ini. Pilih Typical setting lalu lanjutkan.



20. Tampil pilihan apakah Server ingin dijadikan sebagai Workgroup atau anggota dari computer Domain. Jika merupakan server pertama pada jaringan, pilih seperti gambar dibawah ini lalu lanjutkan dan ikuti prosesnya sampai selesai dan computer boot ulang


21. Setelah boot ulang masuk ke login ketikan User Administrator dan password anda. Maka akan tampil seperti dibawah ini PC di dalam PC.



Category: 0 komentar